Hari-hari setelah pagi itu mengalir dengan nuansa yang sama sekali berbeda di dalam kediaman Arkan dan Karina. Tidak ada lagi ketegangan formal yang kaku, tidak ada lagi kecanggungan di meja makan, dan yang paling penting, benteng emosional yang selama ini memisahkan mereka perlahan-lahan runtuh digantikan oleh kebiasaan-kebiasaan kecil yang sarat makna.Arkan, seorang perwira tinggi yang dikenal dingin, keras, dan perfeksionis di markas besar, ternyata menyimpan sisi perhatian yang luar biasa ketika berada di rumah. Perhatian itu tidak pernah diungkapkan lewat kata-kata manis atau rayuan gombal, melainkan melalui tindakan-tindakan kecil yang konsisten.Suatu malam, saat Karina sedang asyik membaca buku di sofa ruang keluarga, ia mulai merasa kedinginan akibat hembusan angin malam yang menerobos celah jendela. Tanpa bersuara, Arkan yang sedang duduk di kursi seberang membaca berkas militer tiba-tiba bangkit. Pria itu berjalan ke kamarnya di lantai atas, lalu kembali membawa sebuah s
Última actualización : 2026-08-13 Leer más