Malam semakin larut, Salsabila sudah terlelap nyenyak di kamarnya. Rafael yang baru saja dari kamarnya beranjak ke ruang tengah, duduk di sofa untuk sekedar berpindah tempat, menatap kosong ke arah jendela kaca. Sarah yang baru saja keluar dari kamar Salsabila hendak berjalan ke dapur, mendadak berhenti saat mendengar suara pria itu yang memanggilnya. "Sarah, duduklah sebentar," ujarnya begitu tenang Sarah ragu sejenak, lalu duduk di samping majikannya. "Ada apa ya pak?" "Saya belum membantuk, saya hanya butuh teman saja." Lalu jemarinya bergerak mengambil bungkus rokok yang tergeletak di atas meja. "Saya sambil merokok ya?" Rafael meminta izin, Sarah mengangguk tak masalah. "Tadi siang ada masalah besar di proyek pantai. Kontraktor utama tiba-tiba mundur sepihak, padahal semua perizinan sudah rampung. Kalau proyek ini tertunda sebulan saja, kerugiannya bisa mencapai miliaran rupiah." Tiba-tiba saja pria itu berbicara banyak, lalu bibirnya mengisap sebatang rokok deng
最終更新日 : 2026-07-05 続きを読む