Tatapannya langsung tertuju ke arah meja makan. Untuk beberapa detik, Nathan hanya berdiri diam di anak tangga dan tercengang.Empat hidangan tersusun rapi. Lengkap dengan sup hangat, sayuran, lauk utama, bahkan potongan buah sebagai pencuci mulut. Semuanya terlihat begitu rapi."..."Loraine yang sedang meletakkan mangkuk terakhir langsung menoleh."Pak Nathan?"Nathan baru tersadar. Ia kembali melanjutkan langkahnya dan bergegas menuju meja makan, “semua ini...""Kau yang memasaknya?" tanyanya. Loraine mengangguk pelan, “iya."Nathan kembali memandangi meja itu."Kelihatannya seperti masakan restoran."Loraine langsung salah tingkah."Saya hanya berusaha memasak semampunya."Nathan menarik kursi."Terima kasih sudah memasak. Ayo kita makan."Ucapan terima kasih dari Nathan itu, membuat Loraine sedikit kaget. Menurutnya hanya karena melakukan hal sederhana
آخر تحديث : 2026-07-26 اقرأ المزيد