"Kalau begitu..." ucap Loraine. "Hubungan Anda dengan kakak Anda, apa memang selalu seperti semalam?" Nathan menggenggam setir sedikit lebih erat. Ia terdiam. “Kenapa tak menjawab? Apa aku telah menyinggungnya? Sepertinya aku memang bertanya terlalu jauh,” batin Loraine mulai panik. Nathan tidak langsung menjawab. Bukan karena tidak ingin menjawab, melainkan sedang memilih kata-kata yang tepat. Di sampingnya, Loraine mulai gelisah. Ia menggigit bibir pelan dan meremas tali tas di pangkuannya itu. "Seharusnya aku tidak usah penasaran,” pikirnya mulai bersalah. Beberapa waktu kemudian, Nathan akhirnya membuka suara. "Hubunganku dengan Kak Adrian, tidak buruk." Loraine langsung menoleh. Nathan tetap fokus pada jalan di depannya. "Hanya saja, sejak kakak ipar meninggal. Kakak berubah." Nada suaranya tetap tenang. "Dia jadi lebih tertutup. Lebih sering menyendiri." "Mungkin… dia masih terus menyalahkan dirinya sendiri." Loraine menyimak dengan seksama. "Menyalahkan diri?" ulang
آخر تحديث : 2026-08-06 اقرأ المزيد