“Jadi, Ratih, Angela. Ada hal penting apa yang ingin kalian sampaikan?” Di tempat duduknya, Jeevi memasang telinga. Gesturnya terlihat santai, tapi aslinya dia sedang menyimak pembicaraan mereka. Dia bisa melihat ujung mata Ratih melirik padanya. Ada keraguan terpancar di wajahnya saat bunda menanyakan hal itu. “Begini, Bu Devana. Bu Ratih mengusulkan penggabungan kepemilikan saham Anda di Sagara Group,” ujar Angela, si pengacara poni melengkung itu.Dahi Bunda mengernyit. Sadar sahamnya di perusahaan tidak seberapa. “Biar apa?” Ratih memasang senyum manis, dan membenarkan posisi duduk. “Biar lebih stabil, Bunda. Kalau sahamku dan Bunda digabung setidaknya kita punya saham gabungan 16% dan—” Bunda mengibaskan tangan. “Ratih, apa yang kamu terima selama ini belum cukup? Bunda sudah mengusahakan kamu agar bisa memiliki saham seperti anak bunda lainnya di keluarga ini. Kamu juga masih mau saham Bunda?”“Bu-bukan begitu, Bunda. Aku pikir biar bunda bisa lebih tenang dan—”“Bunda tahu
Última atualização : 2026-09-24 Ler mais