"Halo, Ed?" sapa Amanda, sengaja merendahkan suaranya."Amanda, aku cuma mau pastikan apa kamu udah sampai di rumah. Gimana keadaan ayahmu? Kamu butuh bantuan untuk biaya rumah sakit? Jangan sungkan-sungkan," jawab Edwin."Ayah baik-baik aja. Terima kasih atas perhatiannya, Ed. Aku lagi dalam perjalanan pulang dari rumah sakit. Jangan khawatir, aku akan kasih tahu kamu kalau butuh sesuatu," jawab Amanda, berusaha menjaga suaranya tetap tenang.Sebelum Amanda sempat kembali berkata-kata, Andre langsung menyela. Suara Andre terdengar dingin, tetapi begitu berkuasa."Sayang, kamu mau makanan penutup saat kita sampai di rumah nanti?" tanya Andre dengan lembut, memberikan penekanan pada kata Sayang, seakan itu memang disengaja.Amanda pun hampir tersedak. Dia melirik pria itu dari samping, tetapi Andre hanya tersenyum dan berlagak polos. Mata Andre tetap tertuju pada jalanan.Di ujung telepon, suasana menjadi hening untuk sesaat, sebelum Edwin kembali berbicara, "Ah, jadi kamu lagi bersama
Read more