Andre dan Lena langsung berjalan menuju kantor eksekutif. Amanda yang tertinggal di belakang, menatap punggung mereka yang makin menjauh."Kenapa rasanya dia kembali bukan cuma untuk kerja? Dan ya, dia memang kuliah bidang Pemasaran, tapi ini pekerjaan pertama dia dan dia sudah jadi Kepala Departemen? Semoga tim mereka beruntung," bisik Jeny."Sst, nanti ada yang dengar.""Lena meninggalkannya di pernikahan, tapi pria itu masih maafin dia.""Sudahlah, jangan dibahas. Andre mencintainya, jadi itu wajar aja.""Hei, apa kamu nggak mau memperjuangkan suamimu?""Kamu tahu sendiri, hubungan kami nggak sungguhan. Siapa aku ini kalau dibandingkan cinta pertamanya? Lagian, ini pertama kalinya aku lihat Andre seceria ini setelah sekian lama.""Kamu itu mati rasa, ya? Memangnya nggak sakit?""Ya sakit …." ucap Amanda dan air matanya mulai menggenang di matanya."Tapi, nggak apa-apa. Paling nggak, aku dapat kesempatan untuk mencintainya. Sebelumnya, aku cuma bisa bersamanya di dalam mimpi. Sekaran
Read more