Nikah Kontrak Dengan CEO yang Dingin

Nikah Kontrak Dengan CEO yang Dingin

By:  Maria BonifaciaUpdated just now
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
Not enough ratings
50Chapters
4views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Tunangan Andre Abisatya tidak pernah muncul di pernikahan mereka. Andre adalah seorang CEO miliarder yang berhati dingin dan Amanda hanyalah asistennya. Sampai akhirnya, Andre menarik Amanda ke altar dan menjadikannya pengantin pengganti. Amanda tahu bahwa di balik kesombongannya, pria itu sedang hancur, sehingga Amanda pun tidak menolaknya. Amanda bahkan juga berbulan madu bersama Andre. Andre menawarkan sebuah kesepakatan pada Amanda, menikah tanpa cinta dengan imbalan uang yang dapat mengubah hidup Amanda. Namun, Amanda memiliki alasan tersendiri untuk menerima hal itu. Amanda diam-diam sudah mencintai Andre selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, Amanda menerima semua syarat itu, asisten di ruang rapat, tapi pasangan di kamar tidur, di sisi lain, berusaha agar tidak terbawa perasaan. Andre benar-benar menegaskan satu hal, jangan jatuh cinta. Namun, bagaimana jika cinta rahasia Amanda kepada Andre terungkap, saat Andre mengetahui bahwa Amanda hamil? Lalu, bagaimana jika wanita yang seharusnya dinikahi Andre itu kembali?

View More

Chapter 1

Bab 1 Hari Pernikahan

Amanda tiba di ruang acara Hotel Indira dengan mengenakan gaun kerja dan rambut yang disanggul rapi. Seperti biasa, dia tetap tenang dan terorganisir. Sudah lima tahun Amanda menjadi asisten yang selalu dapat diandalkan oleh Andre Abisatya, CEO Grup Persada. Bahkan, Amanda yang menangani persiapan pernikahan Andre, karena kesibukan Andre yang luar biasa.

“Oke, bunga sudah tertata, katering sudah diperiksa dan musik sudah siap,” bisik Amada pada dirinya sendiri sambil memeriksa daftar periksa.

Para tamu, yang semuanya merupakan tokoh terkenal, investor dan mitra bisnis, tiba satu per satu. Bunga-bunga putih, dekorasi emas dan meja-meja yang elegan tertata dengan sempurna. Semua orang merasa antusias menyaksikan pernikahan Andre dan Lena Wiratama, yang merupakan seorang model.

Namun, ada satu masalah. Lena tidak terlihat di mana pun.

“Di mana pengantin wanitanya?” tanya koordinator pernikahan kepada Amanda. Kepanikan mulai terdengar dalam suaranya.

“Di mana dia? Bukankah harusnya dia udah sampai di sini sekarang?” tanya penata rias.

Amanda buru-buru mengeluarkan ponselnya dan menelepon Lena. Dia menelepon berkali-kali, tapi tidak ada jawaban.

Andre pun mendekat sambil mengerutkan kening. Dia mengenakan tuksedo hitam klasik, terlihat tampan dan memesona, seperti para pangeran yang baru keluar dari buku. Amanda menggelengkan kepala. Seharusnya dia tidak menatap diam-diam bosnya itu saat ini.

“Amanda,” kata Andre dengan dingin. “Ada masalah apa?”

“Pak Andre, Bu Lena belum datang. Saya udah coba telepon dia beberapa kali, tapi dia nggak jawab.”

Andre mencibir. Dia berbalik, menatap altar, lalu kembali memandang Amanda.

“Lena akan datang. Mungkin dia cuma terjebak macet.”

Amanda mengangguk. Andre sangat disiplin soal waktu. Tidak ada satu pun karyawan di Grup Persada yang pernah terlambat. Namun, ketika menyangkut Lena, CEO yang dingin itu langsung menjadi lembut.

Satu jam berlalu. Pendeta masih berdiri di altar. Semuanya sudah siap. Orang-orang di sekitar mereka mulai berbisik-bisik. Wanita terhormat mana yang tidak akan hadir di pernikahannya sendiri jika Andre adalah mempelai prianya? Andre adalah taipan bisnis terkaya di negara itu. Selain itu, Andre juga tampan dan elegan.

Ponsel di tangan Amanda berbunyi. Amanda melihat notifikasi, ada pesan dari Lena. Napas Amanda seakan terhenti saat membacanya.

[Maafin aku, Andre. Aku nggak bisa korbankan karierku. Tolong, maafin aku.] Tangan Amanda gemetar saat membaca pesan itu.

Amanda lalu melihat Andre berjalan menghampirinya.

“Pak Andre, ada pesan dari Bu Lena. Pak Andre, jangan ….”

Andre tidak membiarkan Amanda menyelesaikan kalimatnya. Dia merebut ponsel itu dan membaca pesannya. Amanda langsung melihat Andre tampak menahan marah.

Andre lalu mendekati Amanda dan mencengkeram pergelangan tangan Amanda. Amanda hampir menjatuhkan ponselnya karena terkejut.

“Pak Andre?” teriak Amanda, saat dia ditarik menyusuri karpet merah.

“Sekarang, aku butuh pengantin wanita. Aku perintahkan kamu untuk menikah denganku.” Suara Andre terdengar dingin dan penuh nada perintah.

“Apa? Pak Andre bilang apa?”

“Kamu akan menikah denganku.”

Amanda ingin mencubit dirinya sendiri, karena semua ini mungkin hanya mimpi. Semalam, Amanda masih bermimpi, membayangkan dirinya jadi pengantin Andre. Sepertinya, Tuhan sudah mendengarkan keinginannya.

“Apa? Pak Andre, kita nggak bisa nikah,” kata Amanda yang hampir pingsan.

“Aku nggak punya pengantin wanita. Aku butuh orang,” kata Andre dengan tegas, seakan kesabarannya sudah mulai habis. Dia tidak suka dibantah.

“Tapi Pak Andre, saya cuma asisten,” kata Amanda sambil menundukkan kepala. Jantungnya berdebar begitu kencang.

“Tepat sekali. Ini cuma pernikahan di atas kertas. Aku akan bayar kamu dalam jumlah yang sangat besar. Lena akan kembali, begitu dia tahu aku nikah sama wanita lain.”

Amanda tidak mampu berkata-kata dan hanya mengangguk. Dia menerima tawaran itu, meski itu hanyalah pernikahan palsu. Amanda bahkan tidak menyadari bahwa dia sudah tiba di ruang ganti untuk pakai gaun pengantin.

Amanda merasa begitu khawatir, takut dan gembira di dalam hati. Dalam keadaan linglung, Amanda mengikuti tim penata rias.

Upacara pernikahan dimulai atas perintah Andre. Lagu pernikahan instrumental klasik mengalun saat pintu besar yang menuju aula pesta yang megah terbuka perlahan. Semua tamu langsung menoleh ke ujung lorong. Hampir semuanya terlihat bingung dan secara serempak langsung berbisik-bisik.

Di hadapan ratusan tamu, Amanda tiba-tiba menjadi pengantin wanita. Semua doanya terkabul. Harapan memang bisa menjadi kenyataan.

Amanda perlahan menyusuri lorong dengan mengenakan gaun pengantin yang semula diperuntukkan bagi Lena. Gaun itu tanpa diduga, terlihat begitu cantik saat dikenakan Amanda. Gaun itu tampak elegan dan sempurna di tubuh Amanda. Ada pesona unik yang tidak disangka Amanda akan memancar dari gaun semahal itu. Tangan Amanda gemetar saat memegang buket bunga dan hampir sesak napas. Orang tua Amanda bahkan tidak tahu bahwa dirinya akan menikah.

Seharusnya hal ini tidak terjadi. Namun, Amanda tentu berbohong jika mengatakan bahwa dirinya tidak ingin menikahi CEO yang sudah lama dicintainya itu. Andre berdiri di ujung altar. Dia terlihat tampan mengenakan tuksedonya. Mata Andre tertuju pada Amanda dan itu memberi Amanda kekuatan untuk terus berjalan. Bosnya membutuhkan dirinya.

Ketika Amanda sampai di altar, Andre mengulurkan tangannya. Kehangatan telapak tangan Andre menghapus rasa dingin dan gemetar di tubuh Amanda.

Seluruh aula menjadi hening. Bahkan, pendeta juga tertegun untuk sesaat sebelum memulai upacara. Tidak ada yang tahu apa yang terjadi pada Lena. Tidak ada penjelasan, tetapi tidak ada yang keberatan.

Semua orang menatap pengantin wanita baru itu. Pendeta pun mulai angkat bicara.

“Dalam keadaan suka maupun duka, dalam keadaan sakit maupun sehat, sampai maut memisahkan kita ….”

Andre mengucapkan tiap kata tanpa ragu.

Namun, ketika giliran Amanda berbicara, wajah Amanda menjadi pucat untuk sesaat. Suara Amanda bergetar saat dia mengulangi kata-kata pendeta itu.

“Dalam keadaan suka maupun duka ….”

Amanda menatap Andre. Dia seakan terbuai dalam mata bosnya yang berwarna cokelat itu.

“Aku akan mencintaimu dan menghormatimu sepanjang hidupku.”

“Dengan kuasa yang diberikan kepadaku,” lanjut sang pendeta. “Dengan ini aku nyatakan kalian sebagai suami istri.”

Jantung Amanda berdebar kencang. Sekarang, dia resmi menjadi istri sah CEO Grup Persada. Semuanya terasa seperti mimpi, seperti adegan dalam sebuah film atau novel.

“Sekarang, Anda boleh mencium pengantin wanitanya,” kata pendeta.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

No Comments
50 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status