LOGINTunangan Andre Abisatya tidak pernah muncul di pernikahan mereka. Andre adalah seorang CEO miliarder yang berhati dingin dan Amanda hanyalah asistennya. Sampai akhirnya, Andre menarik Amanda ke altar dan menjadikannya pengantin pengganti. Amanda tahu bahwa di balik kesombongannya, pria itu sedang hancur, sehingga Amanda pun tidak menolaknya. Amanda bahkan juga berbulan madu bersama Andre. Andre menawarkan sebuah kesepakatan pada Amanda, menikah tanpa cinta dengan imbalan uang yang dapat mengubah hidup Amanda. Namun, Amanda memiliki alasan tersendiri untuk menerima hal itu. Amanda diam-diam sudah mencintai Andre selama bertahun-tahun. Oleh karena itu, Amanda menerima semua syarat itu, asisten di ruang rapat, tapi pasangan di kamar tidur, di sisi lain, berusaha agar tidak terbawa perasaan. Andre benar-benar menegaskan satu hal, jangan jatuh cinta. Namun, bagaimana jika cinta rahasia Amanda kepada Andre terungkap, saat Andre mengetahui bahwa Amanda hamil? Lalu, bagaimana jika wanita yang seharusnya dinikahi Andre itu kembali?
View More"Aku sudah setuju," jawab Amanda sambil menatap Andre lekat-lekat."Bukan cuma karena aku berterima kasih karena dia membantumu … tapi juga karena aku tahu, ini akan sangat bermanfaat bagi sekolah. Aku nggak rasa ada yang salah dengan keputusanku pergi bersamanya."Andre cemberut, dia jelas tidak yakin, tetapi tidak mengatakan apa-apa. Andre hanya menarik Amanda ke dalam pelukannya dan mendekapnya erat-erat.Amanda melepaskan pelukan itu dengan lembut dan meraih tabletnya. Dia membuka jadwal Andre untuk minggu depan."Amanda," panggil Andre dengan suara rendah. "Aku rasa, sebaiknya kamu nggak pergi ke ulang tahun Edwin."Amanda menoleh dengan kening berkerut. "Kenapa nggak?"Andre menggeleng, rasa kesal mulai menyusup ke dalam suaranya. "Aku cuma nggak mau kamu pergi. Aku nggak suka cara dia menatapmu.""Edwin orang baik. Aku cuma mau bantu sekolah. Jadi tolong … biarkan aku pergi."Andre memutar tubuh Amanda agar menghadapnya dan matanya menatap mata Amanda. "Jangan pergi.""Nggak aka
Saat televisi menyala, suara penyiar tiba-tiba menggema di seluruh ruangan."Berita terkini! Kami siarkan langsung dari hotel tempat Bu Karina Hermawan, wanita yang ada di foto bersama Andre Abisatya tadi malam, yang sedang mengadakan konferensi pers. Reporter kami sudah berada di lokasi."Siaran langsung muncul di layar, lobi hotel yang tampak kacau balau dipenuhi media. Karina duduk di depan mikrofon, mencengkeram sapu tangan dan jelas terlihat gemetar. Di belakangnya, spanduk konferensi pers yang dibuat terburu-buru tergantung miring."Bu Karina," panggil seorang reporter. "Apa Anda korban pelecehan Pak Andre, CEO Grup Persada? Benarkah dia memaksa Anda?"Wanita itu menghindari tatapan mereka dan terlihat begitu tertekan. Dia mulai menangis dan kamera terus berkedip tanpa henti."Itu aku …." Wanita itu berhenti, mengambil napas dengan gemetar, lalu kembali menangis."Bu Karina, bisakah Anda memberi kami detail lebih lanjut mengenai bagaimana CEO Grup Persada memanfaatkan Anda?""Bu
Amanda mengangguk dan menyerahkan map tersebut. Di bawah meja, Amanda diam-diam menyalakan perekam suara di ponselnya."Ini akan jadi skandal besar saat tersebar nanti," kata Evan sambil menyeringai saat memperhatikan tanda tangan tersebut.Evan mengambil kontrak itu dan membacanya dengan cepat. "Inilah dia, salah satu bukti rekayasa yang membuktikan kecurangan yang dilakukan Andre."Saat mereka berbicara, jantung Amanda berdegap lebih kencang. Tiap kata yang terekam oleh kamera dan perekam itu bisa menyelamatkan Andre.Evan menyandarkan tubuhnya ke kursi. Tatapannya menjadi tajam saat dia memegang ponselnya dan tampak tenggelam dalam pikirannya."Aku nggak akan biarkan nama Andre menjadi makin terkenal. Kalau aku harus menghancurkannya melalui media, akan kulakukan. Aku punya rencana baru," ujar Evan.Evan lalu membuka folder di ponselnya dan menunjukkannya kepada Amanda.Napas Amanda nyaris terhenti melihat gambar di layar. Itu adalah Andre. Andre sedang berbaring di tempat tidur dan
Saat mereka keluar dari kendaraan, Mirna, Farid dan Mitha langsung ternganga melihat rumah baru mereka."Amanda, rumahnya gede banget!" seru Mirna, tidak percaya dengan apa yang dilihatnya. Halamannya luas, baru dicat dan ada pagar putih yang mengelilingi rumah dua lantai yang indah itu.Mitha langsung berlari ke arah halaman dan melompat-lompat kegirangan. "Kak! Ada taman! Dan ayunan!""Sayang, semuanya ada di sini!" kata Mirna saat melangkah masuk.Amanda tetap diam. Dia memperhatikan kebahagiaan keluarganya, sementara dadanya terasa begitu berat.Mereka masuk dan kekaguman mereka makin bertambah, karena ruang tamunya luas, lantainya berkilau dan peralatan rumah tangga yang serba baru mengisi setiap sudutnya."Kalau ada sesuatu yang nggak kalian suka, katakan saja padaku, akan kami ganti. Anggap aja rumah sendiri, ini milik kalian sekarang," ujar Andre dengan hangat."Amanda, Andre … aku nggak tahu gimana cara membalas kebaikan kalian," kata Farid pelan, ada nada canggung dalam suara






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.