Pagi itu, kudengar Alka sibuk membongkar lemari bajunya bersama Eyang Uti-nya.“Uti, baju Alka yang gambar boneka Labubu warna pink di mana?”“Lho, itu kan sudah dipakai kemarin. Hari ini pakai yang lain dulu, ya.”“Tapi Alka maunya yang itu.”Aku segera menyelesaikan piring terakhir di wastafel, membilasnya dengan air keran, lalu mengeringkan tangan sebelum menghampiri mereka.“Alka kan hari ini sekolah. Harus pakai seragam, sayang.”Alka menoleh kepadaku sambil mengangguk kecil.“Iya, Bunda. Tapi nanti pulang sekolah Alka mau diajak ke mal.”“Ke mal?” tanyaku lembut.“Iya. Tante Sherly mau jemput Alka nanti.”Belum sempat Alka melanjutkan ceritanya, ibu menyahut pelan.“Sherly yang akan menjemput nanti.”Nada suaranya datar, seolah hanya sedang menyampaikan informasi biasa.Aku mengangguk pelan.“Oh, jadi Alka mau jalan-jalan ke mal.”Aku berusaha tersenyum dan mengusap kepala Alka.“Ya sudah, nanti jadi anak baik, ya.”Aku baru saja hendak melangkah pergi ketika suara ibu kembali t
Última actualización : 2026-08-01 Leer más