"Dan sampai sekarang aku masih belum tahu siapa yang telah mengirim kutukan yang menyeretmu sampai di sini,” keluh Ra."Bukankah pelakunya sudah jelas? Ya, maksudku pasti kalau bukan antara Gyasi atau Han, bukan?" Lea menepis galau dan mengingat kesimpulan yang disebut Luz.Ra menggeleng."Awalnya aku mengira yang mengirim kutukan itu adalah Han, tapi ternyata bukan. Dan tidak mungkin juga pelakunya adalah Gyasi.""Kenapa bisa begitu?"Bagi Lea, mereka berdua terlihat begitu membenci sosok Ra, dan itu saja sudah dirasa sebagai alasan yang cukup kuat."Aku sangat mengenal karakter mereka berdua. Gyasi, seperti yang kau lihat sendiri tadi. Dia adalah tipe penyerang yang jujur, terbuka, dan langsung. Meski tidak mungkin dia mengakuinya secara terbuka, tapi dia juga tidak pernah berusaha untuk menyembunyikannya. Serangan saat kita berada di Qis dulu adalah tipe serangannya. Langsung dan bebas.”Sebuah analisis yang dirasa cukup tepat menurut Lea. Gyasi berani mengeluh tanpa ragu jika Rasui
Last Updated : 2026-08-02 Read more