Wajah Lea yang berada di bawah sorotan matahari, terlihat ceria. Tertawa bersama Heba. Mereka sedang menyiangi beberapa rumput yang ada disekitar tanaman.Entah Heba bercerita tentang apa, tapi Ra berharap cerita itu akan panjang dan tetap lucu. Dengan begitu, tawa Lea akan bertahan lama.Saat memandangnya seperti ini, Ra selalu merasa takjub, karena Lea adalah Lea.Ra dengan mudah mengabaikan penampakan fisik yang terlihat seperti Nae. Tidak peduli berapa kali dia melihat, mereka berdua sangat berbeda, padahal jelas itu adalah tubuh Nae. Nae selalu berapi-api, Lea lebih seperti angin. Yang terkadang terasa sejuk, namun bisa juga membawa badai jika melihat kesalahan.Dan Lea sangat seperti angin, karena selalu ceroboh, sulit untuk dipegang, dan akan bertiup ke arah mana sesuai kesukaannya, tidak lupa selalu menerjang dengan spontan.Tapi angin adalah elemen yang selalu ditunggu oleh Ra. Saat dia berada di alam bebas, maka Ra akan menunggu angin sejuk, untuk melengkapi harinya.Pada ha
Last Updated : 2026-08-07 Read more