"Will, panggil dokter!" titah Kevin tegas tanpa mengalihkan pandangannya dari Aleena yang mulai bergerak gelisah. "Siap, Tuan!" Dengan berlari kecil, Willy bergegas menuju meja perawat di ujung koridor. Napasnya sedikit memburu saat memberitahu keadaan pasien yang sejak semalam mereka tunggu penjelasannya. "Pasien atas nama Aleena barusan siuman, tolong segera diperiksa," ucap Willy setengah terengah. "Baik, Pak. Kami segera ke sana," jawab perawat jaga dengan sigap. Tak butuh waktu lama, dokter paruh baya yang menangani Aleena sejak semalam, ditemani seorang perawat, berjalan cepat menuju ruangan tempat Aleena dirawat. Begitu masuk, sang dokter langsung mempersiapkan stetoskop dan peralatan medisnya. "Mohon untuk mengosongkan ruangan terlebih dahulu, kami akan memeriksa kondisi pasien," ujar dokter tersebut dengan nada profesional namun ramah. "Baik, Dokter," jawab Kevin patuh. Kevin dan Willy pun melangkah keluar, meninggalkan ruangan yang kini tertutup rapat. Mereka
Terakhir Diperbarui : 2026-06-26 Baca selengkapnya