BAB 81: Di Bawah Lampu OperasiLampu indikator merah berdesis terang di atas pintu ruang operasi nomor tiga RSIA Kiera Medika Utama. Suasana di dalam ruangan berpendingin udara rendah itu begitu tegang, hanya diwarnai denting instrumen bedah dan irama cepat dari monitor tanda-tanda vital yang berbunyi teratur namun kritis.Andika, yang telah terbalut gaun operasi steril, sarung tangan lateks, dan masker bedah, berdiri tegak di samping meja operasi. Tatapannya tajam dan terfokus penuh, menyapu lapangan bedah yang dipenuhi darah akibat penumpukan cairan dari solusio plasenta. Sebagai dokter spesialis OBGYN senior, aura kepemimpinannya menguar kuat, menenangkan seluruh tim medis di dalam ruangan tersebut."Suction, Suster! Bersihkan area perdarahan!" perintah Andika tegas, suaranya tenang namun memancarkan otoritas penuh seorang spesialis senior. "Dokter Gusti, bagaimana kondisi hemodinamik pasien saat ini?""Tensi sempat drop ke 80/50, Dok, tapi infus dua jalur dan transfusi darah
Last Updated : 2026-08-14 Read more