Dua minggu menempuh perjalanan kembali dari tugasnya, demi menuntaskan tugas rahasia dari Pemimpin Sekte Bai Ya, ibu dari Meihua, Lu Jianyu akhirnya menginjakkan kaki kembali di gerbang bawah Tebing Ratapan Angin. Lelaki bertubuh jangkung dengan garis wajah tegas berusia tiga puluhan itu menghela napas panjang. Sebagai tangan kanan kepercayaan Sekte Bai Ya, ia sudah lama dijodohkan dengan Meihua. Bahkan jika tidak ada halangan, mereka berdua akan menikah ketika musim semi merekah indah. Hati pria bersahaja itu berdesir oleh kerinduan. Ia membayangkan senyum gadis yang wajahnya bulat bak rembulan dan sambutan hangat calon ibu mertua saat ia menyerahkan hasil pekerjaannya. Namun, semakin dekat ia melangkah ke puncak, semakin aneh hawa yang berembus. Ada banyak senjata tajam berserakan, tombak, panah, pedang, belati, membuat dirinya makin waswas. Angin tebing yang biasanya segar kini membawa bau busuk yang menusuk hidung, hingga membuatnya mual. Saat terbang menggunakan ilmu merin
최신 업데이트 : 2026-08-28 더 보기