Meihua berjalan santai menuju balai pengobatan. Tusuk konde perak milik Bibi Kedua ia pakai di kepalanya. Pikiran gadis itu masih dipenuhi berbagai teka-teki, sambil berusaha menenangkan gelisah yang memburu di dadanya.Saat ia keluar dari semak-semak, tiga orang pria bertubuh kekar muncul memotong jalannya. Tampang mereka liar, menyeringai menatap Meihua yang berjalan seorang diri di tempat sepi."Wah, ada gadis cantik sendirian membawa keranjang," goda salah seorang dari mereka dengan nada melecehkan, lalu melangkah makin dekat seraya merentangkan tangan. "Mau ke mana, Nona Manis? Bergabunglah dulu bersama kami."Mata Meihua langsung memancarkan kemarahan. Di saat hatinya sedang kalut, keberadaan orang-orang itu sungguh mengganggu. Jemarinya sudah terkepal dan mengalirkan energi dingin yang cukup kuat menghantam penjahat iseng seperti mereka sampai babak belur.Namun, sebelum Meihua sempat melayangkan pukulan pertamanya, sebuah tali panjang melesat secepat kilat dari arah depan dan
Última actualización : 2026-09-09 Leer más