Hanan melangkah menyusuri pelataran parkir minimarket yang aspalnya telah hancur terkoyak. Di sekelilingnya, deretan kendaraan roda dua dan empat terparkir rapi hanya berjarak beberapa meter dari bibir retakan. Pemandangan itu terasa sangat surealis, di satu sisi, lampu neon swalayan masih menyala terang memajang barang dagangan, sementara di sisi lain, sebuah lubang hitam pekat menganga lebar menembus perut bumi.Suara desis angin dari dalam jurang itu terdengar seperti bisikan dingin. Bau tanah basah yang tercampur aroma mana samar, samar tercium di udara."Jangan terlalu dekat ke pinggir kalau kau tidak mau terpeleset, Bocah," tegur Clara tanpa menoleh, tangannya sibuk membolak-balik lembaran dokumen di atas papan jalan kayu miliknya.Hanan menghentikan langkahnya tepat dua meter dari garis batas. "Jurang ini... tampak seperti tidak memiliki dasar sama sekali.""Tentu saja. Ini retakan dimensi spasial tingkat Rank D. Konstruksi bagian dalamnya
آخر تحديث : 2026-07-30 اقرأ المزيد