Sesuatu yang luar biasa besar mendadak robek dari batas langit, terjun bebas membelah awan. Itu adalah seekor gorila raksasa berkepala banteng yang ukurannya dengan mudah menyaingi sebuah toko bertingkat dua. Sembari meluncur deras, suara desingan angin yang terbelah bergemuruh hebat, menciptakan kepanikan di bawah permukaan tanah. Di bawah sana, terhampar sebuah desa terpencil yang tampak sangat damai, makmur, dan tenteram. Mungkin karena panik melihat daratan yang kian mendekat, makhluk buas itu memutuskan untuk melakukan tindakan taktis: menyemburkan napas api pekat dari moncongnya. Sial bagi sang monster, dia melupakan hukum fisika dasar. Terpaan angin kencang akibat kecepatan terjun bebasnya justru membalikkan kobaran api itu 180 derajat, langsung membakar wajahnya sendiri dengan sangat konyol. Monster itu melolong kepanasan, mencak-mencak di udara karena kebodohannya sendiri. Setelah menyadari betapa memalukan aksinya, makhluk itu dengan sisa-sisa harga diri yang ada me
Last Updated : 2026-07-03 Read more