"Tuan Rin, awas! Minggir dari jalan!!" Suara teriakan lantang membelah kesunyian hutan pinus di pinggiran desa. Sepatu bot usang menghantam tanah berbatu dengan ritme cepat yang konstan. Hanan, seorang pemuda berusia 18 tahun dengan rambut hitam acak-acakan, tengah berlari kencang seperti dikejar setan. Penampilannya tergolong kurus, namun di balik pakaian kain kasarnya yang lusuh, lekuk tubuhnya tampak kokoh, tegap, dan kekar. Hebatnya, di tengah pelarian ekstrem itu, punggungnya menopang sepuluh ikat besar kayu bakar yang diikat tali tambang tebal. "Ck, sial!" Keluhnya kesal saat melihat Tuan Rin hanya berdiam diri ditempat. Beban seberat puluhan kilogram itu seolah tidak berarti apa-apa bagi fisiknya. Namun, situasi saat ini benar-benar genting. Tepat di belakang tumitnya, tiga ekor makhluk mengerikan yang mirip dengan serigala namun berukuran dua kali lebih besar dengan mata merah menyala dan ekor bernyala api biru sedang melesat memburu, memamerkan taring-taring tajam yang si
Last Updated : 2026-07-03 Read more