"Dasar wanita sialan!" Maki Sinta, ia hendak memukul Olivia. Namun di cegah kedua temannya."Sinta tahan emosimu, semua orang sedang melihat kita," peringat Laras teman Sinta.Sinta melemparkan tatapannya ke sekeliling, semua orang melihat ke arah mereka. Ia berusaha bersikap tenang. Sinta kemudian berjalan ke arah Olivia sambil berbisik. "Hari ini kau beruntung," ujar Sinta dingin. "Namun lain kali, aku akan memberimu pelajaran."Setelah membisikkan ancaman tersebut, Sinta pergi memesan kue, sementara Olivia dan Mia keluar dari sana. "Maaf," ujar Mia merasa bersalah, padahal, ia sudah yakin bisa melindungi Olivia, tapi melihat begitu Sinta, rasa takut Mia kembali.Olivia tersenyum lembut. "Tidak apa, pasti sulit melupakan kenangan buruk itu.""Sudah jangan di pikirkan lagi, lebih baik kita lanjutkan saja jalan-jalannya," sahut Olivia santai."Tapi Olivia, bagaimana jika dia datang lagi dan berbuat sesuatu yang buruk padamu?" Mia semakin tidak tenang. Olivia berusaha menenangkan Mi
Última actualización : 2026-09-03 Leer más