“Kamu tidak pandai bercanda, Zayn. Itu tidak lucu,” ujar Dhefin setelah menahan diri untuk tetap diam lantaran seorang pelayan baru saja menyajikan pesanan.“Sebentar! Apa hanya aku yang sedikit lambat di sini? Apa maksudnya? Tidak ada kasus baru itu berarti aku masih bisa melaksanakan rencanaku bersama Aira, bukan?” tanya Tama dengan pandangan ke arah Dhefin seolah-olah Zayn tidak sedang bersama mereka.“Dasar kura-kura!” sahut Dhefin kesal.“Kura-kura memang jalannya lambat, tapi banyak akal. Bahkan menurut kepercayaan tertentu, dia membawa keberuntungan.” Tama menanggapi.“Aku heran, apa yang Aira suka dari kamu?” ujar Dhefin tidak benar-benar bertanya.“Ah! Aku sudah pernah menanyakan hal itu. Menurut pendapat Aira, aku ini orang baik, tampan, sedikit polos, dan ….”“Berhentilah memuji diri sendiri! Kamu membuatku kehilangan fokus pada inti pertemuan ini,” potong Dhefin mengalihkan perhatiannya pada Zayn yang sedang sibuk mengunyah.Tidak memedulikan kedua sahabatnya yang selalu m
Last Updated : 2026-09-28 Read more