Seakan lupa dengan rasa kesalnya dengan sikap Zayn yang semena-mena masuk ke dalam ruangan dan berniat bekerja di sana, Emiko lebih memikirkan masalah kaburnya Viki dari penjara.“Bagaimana caranya sampai dia bisa kabur?” tanya Emiko panik.“Laki-laki itu sepertinya banyak akal dan sudah terbiasa dengan segala situasi. Dia pura-pura sakit, lalu kabur ketika dalam perjalanan ke rumah sakit,” jawab Zayn dengan tetap fokus pada layar laptop-nya.“Ah, benar! Seingatku, kamu belum pernah bercerita tentang laki-laki itu. Siapa dia? Apa alasannya ingin membunuhku? Ah! Kalau boleh aku menebak, apa Roy yang menyuruh seseorang untuk mengintai …?”“Selama hidup, yang aku tahu, tidak perlu ada alasan bagi seseorang untuk berbuat baik, kecuali kalau seseorang itu punya niat tertentu. Pun kalau dipikir-pikir, aku sendiri tidak pernah memiliki alasan yang tepat saat membantu orang lain. Sebaliknya, tidak perlu alasan bagi seseorang untuk melakukan kejahatan,” jawab Zayn.“Aku tahu itu. Namun, aku me
Last Updated : 2026-09-17 Read more