Beiming Wuji mengangguk pelan, bukan tanda menyerah, melainkan tanda yang jauh lebih mengerikan bagi siapa pun yang cukup peka membacanya, tanda seseorang yang telah mengambil keputusan dan tidak lagi memerlukan persetujuan siapa pun untuk melaksanakannya."Aku akan berkemah di utara," katanya, berbalik pergi tanpa menunggu jawaban lebih lanjut, langkahnya kembali lambat seperti sebelumnya, tongkatnya kembali mengetuk tanah dengan ritme yang sama, satu ketukan untuk setiap napas, seolah waktu baginya bukan sesuatu yang perlu dikejar. "Dan aku akan menunggu kalian berubah pikiran."Kalimat itu terdengar seperti kesediaan untuk bersabar, tapi cara dia mengucapkannya, tanpa menoleh ke belakang, tanpa satu pun jejak keraguan dalam langkahnya, membuat Yue Lingxian merasakan sesuatu yang jauh lebih dingin merambat di sepanjang punggungnya, sebuah firasat bahwa kesabaran yang baru saja ditawarkan Beiming Wuji bukanlah kebajikan, melainkan strategi seorang pemburu yang tahu betul mangsanya ti
Last Updated : 2026-08-01 Read more