Di jalan tepi sungai, bagian hilir ....Di pintu pengendali banjir bendungan ....Aldrin merangkak dari dalam air, lalu terlebih dahulu mengamati keadaan di sekeliling. Setelah itu, dia menarik sopir yang berada di belakangnya keluar dari sungai. Dia terduduk di tanah sambil terengah-engah mengambil napas.Kemudian, dia melirik sopir itu dan mencengkeram pergelangan kakinya dengan satu tangan. Dia mengangkat tubuh sopir itu dengan posisi terbalik, lalu mengguncangnya berulang kali."Uhuk! Uhuk!"Setelah beberapa kali batuk keras, seteguk air sungai akhirnya menyembur dari mulut sopir itu. Barulah Aldrin menurunkannya kembali ke tanah. Dia duduk di samping sopir itu, menatap permukaan sungai dengan waspada.Begitu membuka mata, sopir itu melirik Aldrin, lalu berkata dengan suara serak, "Terima kasih.""Aku menyelamatkanmu bukan biar kamu berterima kasih. Aku ingin mengetahui beberapa hal," kata Aldrin dengan tenang.Wajah sopir itu masih pucat pasi. Namun setelah mendengar ucapan Aldrin
Read more