Suasana di meja makan mendadak menjadi sangat hening. Wezuan yang baru saja menyadari kesalahannya mendadak diam seribu bahasa. Nenek Zuan yang sejak diam menonton tampak tertegun sejenak. Sedang Darius, orang yang paling panik diantara mereka semua tanpa sadar menahan napasnya. Melihat kepanikan yang membeku di sekelilingnya, lengkungan bibir Serena mendadak melunak. Raut dingin di wajahnya luntur seketika, berganti dengan tawa halus yang merdu di dengar. "Aku hanya bercanda," gumam Serena ringan, seolah apa yang baru saja dia katakan sebelumnya tidak berarti apa-apa. Seolah dia hanya melempar lelucon paling tidak berdosa di dunia.Tanpa beban, Serena kembali meraih sendoknya, mengambil makanan dan mulai menyuapkannya ke dalam mulut dengan gerakan yang sangat anggun. Ia menikmati kunyahannya dengan tenang, sama sekali tak merasa bersalah telah merusak keharmonisan di meja makan. Melihat Serena melanjutkan makan dengan tenang, suasana menceka
Last Updated : 2026-10-23 Read more