Darius mendekatkan tubuhnya lebih rapat lagi. Memangkas habis jarak yang tersisa. Satu tangan kekarnya melingkari pinggang ramping Serena, sementara tangan lainnya merayap naik, merengkuh lembut tengkuk istrinya. Darius menundukkan kepala, memulai ciumannya dengan sangat perlahan dan penuh kehati-hatian, seolah-olah Serena adalah porselen rapuh yang bisa pecah kapan saja.Rencana awal Darius sangat sederhana, ia hanya ingin mengambil dua atau tiga ciuman singkat sekedar untuk memuaskan dahaganya, lalu menyudahi permainan berbahaya ini. Namun, takdir berkata lain. Hal yang paling tidak terduga justru datang dari balasan Serena sendiri.Serena memejamkan mata rapat-rapat, menikmati sensasi kelembutan dan kehangatan yang ditawarkan oleh sentuhan Darius. Merasakan sikap manis dan perlindungan penuh dari pria itu, membuat sensasi aneh di dalam tubuh Serena meletup-letup bersemangat. Meski kesadarannya samar dan gerakannya terasa canggung serta berat, Serena berusaha ke
Last Updated : 2026-11-02 Read more