*** "Wauuw. Banyak sekali ya makanannya, Kakak. Kakak suka makan sayur, enggak? Adel enggak suka sayur. Soalnya pahit," celoteh Adel, yang tak mau kehilangan tempat duduknya di sebelah Lia. Katanya anak kecil bisa merasakan kebaikan orang, begitu juga yang dirasakan Adel terhadap Lia. "Suka ndak suka, harus makan sayur. Soalnya Uti galak kalau ndak makan sayur," jelas Lia, lalu terkekeh berdua dengan Adel yang memiliki nama persis dirinya itu. "Kamu makan sayur, to?" "Jangankan sayur, itu kursi kayu, kalau gak dicat pasti digigit sama dia, Mbak. Emang aneh dari kecil anaknya," celetuk Aldo, padahal sedang mengunyah makanan, tapi masih sempat menabuh genderang perang dengan keponakannya. "Waah, sambelnya pedas juga." Rudi menatap ke arah Elang yang menikmati makanannya dengan tatapan biasa, berbeda sekali dengan saya menikmati masakan Lia yang jauh dari kata mahal seperti makanan mereka malam ini. "Enak ya, Lang?" tanya Rudi tiba-tiba. "Enak," jawab pemuda itu dengan s
Last Updated : 2026-08-30 Read more