*** "Kopinya, Rud," ucap Anita, seraya meletakkan kopi di atas meja makan. Mulut Rudi yang sedang penuh dengan bubur ayam buatan putrinya, membuat pria itu hanya bisa mengangguk. "Gimana? Betul kan aku bilang, anakmu jago sekali masak." "Haha. Kalau itu aku sudah tau, Kak An. Tanya Elang, dia ketagihan betul masakan anakku," ucap pria itu, lalu menyambung makanan paginya, yang sebetulnya dia sudah sarapan bersama sang putra, tapi tergoda lagi dengan wangi masakan Lia. "Ngomong-ngomong Elang ... Begini, Rud ..." "Kenapa, Kak?" tanya Rudi, melihat gelagat aneh wanita yang sudah ia anggap kakak kandungnya itu, Rudi sampai menghentikan tangannya menyendok bubur. Tapi Anita urung menjawab, ia menggeleng cepat. "Enggak deh. Gak jadi," jelas Anita. "Hari ini kamu jadi bawa Lia ke rumah sakit? Gimana sama Mirna?" Bubur di mangkuknya sisa satu suap, Rudi menyikat habis semua, lalu terdiam cukup lama. Pikirannya juga kalut soal istrinya itu, bagaimana tidak, M
최신 업데이트 : 2026-09-02 더 보기