Dewa tertawa pelan, tawa yang terdengar sangat meremehkan dan menyayat telinga Naya. "Hati-hati, Sayang. Kamu terlihat sangat... terkejut? Ah, abaikan saja istriku yang kikuk ini, Pa. Lanjutkan. Siapa wanita beruntung yang akan mendampingi manusia es seperti Mas Rekha?" Bu Widya tersenyum lebar, jemarinya yang berhias berlian mengetuk pelan meja. "Dia putri tunggal dari Keluarga Atmaja, kolega bisnis terbesar ayah kalian. Namanya Bianca. Gadis yang sangat berkelas, lulusan Ivy League,, cantik, dan tentu saja... berasal dari keluarga yang jelas bibit bebet bobotnya. Nggak seperti wanita sembarangan." Mata Bu Widya melirik sinis sekilas ke arah Naya saat mengucapkan kalimat terakhir. Sindiran itu begitu tajam, merobek sisa-sisa harga diri Naya hingga hancur berserakan. "Pernikahan ini bukan cuma soal mencari pendamping hidup," lanjut Pak Harun dengan nada serius. "Ini adalah manuver bisnis tingkat tinggi. Dengan menikahi Bianca Atmaja, posisi perusahaan kita tidak akan bisa digoya
Last Updated : 2026-07-22 Read more