"Kerja di klub malam. Kalau kamu mau, aku bisa kasih kamu gaji yang besar. Bahkan berkali-kali lipat dari gaji kamu kerja di kafe selama ini!"Mendengar nama 'klub', mata Arga seketika mendelik lebar seperti mau mencelos keluar dari tempatnya berada. Ia meneguk sisa ludah di tenggorokannya dengan bersusah payah, sedangkan matanya mendelik menatap Mira tanpa berkedip."Klub malam?" tanya Arga sambil memajukan wajahnya ke hadapan Mira.Kepala Mira mengangguk. Sedangkan sudut bibirnya masih saja tersungging, tersenyum tipis pada Arga yang terlihat kaget di hadapannya."He'em, kerja sama aku di klub malam. Kalau kamu mau, aku jamin uang bakal terus ngalir ke dompetmu yang gepeng!" kata Mira dengan santai, tetapi bernada serius.Arga terdiam. Kini keningnya berkerut, membuat matanya ikut menyipit. Pikirannya langsung melayang-layang, membayangkan bekerja sebagai pelayan ranjang di klub malam.Melayani berbagai macam wanita yang berbeda setiap malam, sungguh Arga bergidik ngeri dibuatnya. B
Last Updated : 2026-08-04 Read more