‘Mas Arka, aku minta maaf ya. Bisa nggak Rania nggak diantar dulu ke DayCare? Aku sedang tidak bisa datang ke tempat Bude hari hari ini. Aku harus mendadak menghadiri pertemuan calon bidan yang diadakan di luar kota,’‘Aku juga udah menghubungi semua orang tua anak-anak lainnya pagi-pagi sekali tadi biar mereka nggak datang.’‘Maafin aku ya, Mas Arka. Aku juga baru menerima kabar dadakan ini dari panitia pusat. Nanti kalau aku udah balik dari luar kota, aku janji bakal traktir kamu makan di rumah.’‘Dan, jangan nakal selama aku nggak ada, ya! Aku sayang Mas…”Sudut senyuman melengkung tipis sempat terlihat di wajah Arka setelah membaca beberapa balon pesan singkat dari Mia di layar ponselnya, terlebih pada kalimat terakhir. Namun, senyuman itu tidak bertahan lama. Detik berikutnya, hati Arka justru terasa diremas oleh rasa bersalah yang teramat sangat. Di satu sisi, Mia begitu tulus menyayanginya, tetapi di sisi lain, kepalanya masih dipenuhi bayang-bayang masa lalunya yang belum tu
Last Updated : 2026-07-19 Read more