Saking tenang dan nyamannya tidur di pangkuan Arka, Gisel merasa malam berganti dengan sangat cepat. Uap dingin musim dingin Hokkaido masih menyelimuti kaca jendela villa, namun di dalam kamar, kehangatan terasa begitu pekat.Saat perlahan membuka mata, Gisel langsung disuguhkan wajah tampan Arka yang tidur miring menghadapnya. Satu tangan kekar Arka yang berurat tegas melingkar di pinggangnya, memenjarakannya dalam dekapan protektif sepanjang malam.Gisel tersenyum manis. Arka benar-benar menjaga batasnya dengan amat sangat baik. Meskipun tubuh tegapnya sarat akan energi maskulin yang dominan, pria itu tidak menyentuhnya secara melenceng sedikit pun."Kalau dilihatin begini terus, aku ngerasa kegantengan ku mendadak nambah seratus kali lipat loh," gumam Arka tiba-tiba dengan suara berat khas bangun tidur. Matanya masih terpejam rapat, tetapi senyuman tipis dan percaya diri mengembang di bibirnya.Gisel tersentak pelan, kaget. "Lho, kamu udah bangun dari tadi? Ya ampun, Arka! Kamu me
Last Updated : 2026-07-22 Read more