Ibadah dimulai dengan khidmat. Violet duduk tenang di kursinya, tapi begitu doa pembuka selesai, Violet sudah mulai bergerak gelisah dari bangkunya. Awalnya ia hanya menggeser posisi duduknya. Lalu menggoyangkan kakinya, dan tidak lama kemudian ia menoleh ke belakang untuk melihat seorang bayi yang digendong ibunya dengan rasa penasaran.Elia meletakkan tangannya di atas tangan Violet. “Lady Violet,” bisiknya.Violet menoleh dan langsung menirukan posisi duduk Elia. Punggungnya tegak, tangannya menangkup di pangkuan dan menatap ke depan dengan ekspresi serius.Beberapa detik kemudian, ia berbisik, tapi tetap terlalu keras untuk ukuran ibadah di gereja yang khidmat. “Guru Hart, kenapa orang itu berbicara terlalu lama?”Elia buru-buru menoleh. “Sst.”Violet mengangguk dan menutup mulutnya dengan kedua tangan. Tapi matanya tetap liar, melihat ke sana kemari, tidak bisa diam barang sedetik pun.Ketika jemaat mulai menyanyikan lagu pujian, Violet ikut berdiri. Ia tidak hafal liriknya, jadi
Last Updated : 2026-09-02 Read more