Tarjo menyuguhkan segelas teh hangat yang masih mengepul tipis, meletakkannya di meja kecil dekat kursi tempat Erna duduk, lalu ia sendiri duduk di kursi seberang, menjaga jarak sopan."Nama saya Tarjo... saya, tinggal sendirian di sini. Kedua orang tua saya sudah meninggal. Saya... buruh serabutan..." Tarjo memperkenalkan diri dengan nada sederhana, tak ada yang ditutup-tutupi dari kondisinya yang sebenarnya.Wanita itu menyesap tehnya perlahan, tangannya masih sedikit gemetar memegang gelas, namun kehangatan minuman itu tampak membantu menenangkan sarafnya yang masih tegang. "Nama saya Erna, Mas... terimakasih banyak sudah... menyelamatkan saya..."Ada jeda sejenak, Erna menatap ke bawah, ke arah uap tipis yang mengepul dari gelasnya, sebelum akhirnya mulai bercerita. Suaranya masih sedikit bergetar mengenang kejadian yang baru saja ia alami."Saya ini janda, Mas. Suami saya meninggal tiga tahun lalu, kecelakaan pesawat. Sekarang saya yang pegang beberapa perusahaan peninggalan beli
Última actualización : 2026-09-23 Leer más