FAZER LOGINNasib Tarja berubah 100 persen setelah satu sosok gaib tiba-tiba menumpang di tubuhnya. Kini dia selalu diliputi keberuntungan. Tapi masalahnya, sosok gaib di dalam tubuhnya juga meminta sesuatu dari segala keberhasilan yang ia dapatkan, dan sesuatu itu adalah wanita. Mau tak mau, Tarja harus merayu wanita demi wanita yang telah dipilih oleh sosok gaib di dalam tubuhnya itu.
Ver maisDalam perjalanan pulang, kayuhan sepeda Tarjo melambat saat matanya menangkap papan nama sebuah toko kecil di pinggir jalan desa: Rizky Cell Jual Pulsa & Kartu Perdana.Tarjo membeli nomor dan meminta tolong penjualnya memasangkan nomor itu, serta mengajarinya mengoperasikan ponsel. Dengan senang hati si penjual mengajari Tarjo menggunakan ponsel itu, baik untuk komunikasi, atau untuk hiburan.Satu jam lebih Tarjo di sana belajar secara singkat dan dia paham. Tarjo memberikan uang lebih dari yang harus ia bayarkan untuk membeli nomor. Setelah itu ia segera pulang.Sesampainya di rumah, Tarjo segera mengunci pintu rumahnya rapat-rapat. Kamar lamanya yang sepi kini terasa berbeda. Dengan hati-hati, ia mengeluarkan gulungan uang dari Mbak Widya dan Pak Warsito. Dikurangi 100 ribu untuk membeli nomor dan kuota, maka jumlah uang yang kini ia miliki sebesar 4.700.000 rupiah. Angka adalah sebuah nominal besar yang belum pernah Tarjo pegang seumur hidupnya.Ia menyimpan uang itu di tempat pa
Tarjo menelan ludah yang terasa kesat. Tangannya gemetar. Jiwa miskinnya berteriak untuk egois. Namun, bayangan almarhum ayahnya yang selalu mengajarkan kejujuran tiba-tiba melintas di benaknya. Tarjo menggeleng kuat-kuat. Tidak, ia tidak sampai hati memakan uang yang bukan haknya. Bagaimana jika uang ini adalah uang modal berdagang seseorang yang sama susahnya dengan dia?Tarjo kemudian menarik selembar kartu dari dalam dompet tersebut. Sebuah KTP. Ia memandangi foto yang tertera di sana: seorang pria paruh baya berwajah teduh dengan kumis tipis, bernama Warsito.Penasaran, Tarjo menyempatkan diri berjalan mengitari los pasar. Ia menyusuri kerumunan pedagang sayur, bumbu, hingga deretan pedagang kain, sambil matanya awas mencari-cari wajah yang mirip dengan foto di KTP tersebut. Namun, setelah lima belas menit berputar-putar hingga keringat kembali bercucuran, hasilnya nihil. Pria bernama Warsito itu tidak ada di mana pun.Tarjo kembali membaca alamat yang tertera di KTP. Desa Sukomu
Sambil menahan debar dada yang tak karuan, Tarjo buru-buru memasukkan belasan ikan gurame dan gabus raksasa itu ke dalam karung yang ia bawa. Ukuran ikan-ikan yang gemuk membuat karung itu terisi penuh hingga menggembung padat.Tarjo berjongkok, bersiap memanggul beban tersebut. Secara logika, satu karung penuh berisi ikan-ikan besar yang basah seperti ini bobotnya bisa mencapai lima puluh hingga delapan puluh kilogram; beban yang biasanya akan membuat pundak kurus Tarjo menjerit kesakitan dan napasnya ngos-ngosan.Namun, begitu Tarjo menegakkan kaki dan mengangkat karung itu ke atas bahunya, sepasang matanya berkedip heran.Karung itu terasa biasa saja. Berat, tapi tak membuat ia keberatan dalam artian ia masih bisa mengangkat yang jauh lebih berat dari bobot itu. Sebenarnya Tarjo heran dan bertanya-tanya di awal. Namun kemudian pikirannya teralihkan oleh rasa senang, tegang dan antusias. Fokus utamanya sekarang adalah mengubah ikan-ikan ini menjadi uang tunai.Dengan langkah cepat d
Petang itu juga, Tarjo bersimpuh di samping gundukan tanah yang masih basah itu; makam sang ibu. Nyeri lebam di wajahnya tak mampu menggantikan rasa sakit di dadanya yang sesak karena putus asa. Di bawah sisa cahaya yang hampir lenyap, ia memeluk nisan kayu ibunya erat-erat.“Ibu... maafkan Tarjo bu… maaf Tarjo sudah tidak tahu lagi harus bagaimana…” ucapnya parau. “Dian tega mengkhianati Tarjo. Dia selingkuh dengan anak Pak Budi. Sekarang, Pak Budi juga mau merampas rumah kita. Apa yang harus Tarjo lakukan, Bu?”Tak berselang lama, udara pemakaman merosot dingin. Angin berhembus menyapu tengkuk Tarjo, disusul aroma pekat bunga kenanga yang tak wajar. Bulu kuduk Tarjo seketika berdiri. Tarjo yang biasanya tidak pernah takut berada di area pemakaman meski malam telah larut, tiba-tiba dicengkeram oleh rasa ngeri yang luar biasa.Aku harus pulang, batin Tarjo panik.Dengan terburu-buru, ia bangkit berdiri dan setengah berlari menuju jalan keluar. Jalur terdekat mengharuskannya berjalan m






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.