Arumi menatap Raka dan Ririn bergantian. Ada rasa penasaran yang menggelitik di hatinya. Ririn, perempuan cantik, ramah, dan tampak dekat dengan Elang.‘Apa dia mantan kekasih Mas Elang, ya? Dan kalau dipikir-pikir, aku memang nggak tahu masa lalu Mas Elang karena dia nggak pernah cerita,’ kataArumi dalam hati.Ia mengamati cara Ririn berbicara, cara ia tersenyum, cara ia menatap Elang. Tapi ia segera menggeleng. ‘Ah, jangan berprasangka buruk. Mas Elang pasti tidak begitu. Kalau Mas Elang mau, Mbak Sumirah ‘kan sudah lama naksir dia.’Arumi tersenyum, mencoba membuang pikiran itu.Di hadapannya, Ririn belum juga beranjak. Ia mendekat ke arah Arumi dengan senyum hangat. “Kenalin, Mbak Arumi. Saya Ririn, temannya Mas Raka. Saya ke sini menemani Mas Raka untuk menjenguk Mas Elang.”Arumi menjabat tangan Ririn dengan hangat. “Salam kenal, Mbak Ririn.”Raka yang berdiri di sisinya menambahkan, “Mbak Arum
Última actualización : 2026-08-21 Leer más