Arumi masih berdiri di halaman balai desa, menatap pemandangan di depannya. Elang yang tersenyum dengan perempuan cantik itu, perempuan yang entah siapa, membuat hatinya berdegup tak menentu.Tapi begitu melihat Arumi, Elang segera menghampiri dengan langkah cepat. Wajahnya berubah cerah, matanya berbinar. Tanpa ragu, ia merangkul bahu Arumi dengan penuh kasih sayang.“Oh iya, ini istriku Mel, namanya Arumi,” kata Elang dengan bangga.Perempuan itu tersenyum ramah, matanya mengamati Arumi dari ujung kepala sampai ujung kaki. Senyumnya mengembang, terlihat tulus.“Oh... Ini istrinya Mas Elang. Cantik banget, cocok sama Mas Elang.” Perempuan itu mengulurkan tangannya. “Kenalin, Mbak. Saya Melati. Teman lama, teman Mas Elang dari SMA dulu.”Arumi menerima jabat tangan itu dengan hangat, menyembunyikan kegugupannya. “Saya Arumi, Mbak Melati. Salam kenal.”Melati tertawa kecil, “Mbak Arumi pasti bingung l
Última atualização : 2026-08-15 Ler mais