"Kami akan terus memperluas area pencarian, Pak," sahut Dimas dengan suara bergetar. Di tengah ketegangan itu, pintu ruangan Al terbuka. Elena melangkah masuk dengan gaun desainer terbaru, wajahnya menampilkan raut ketidaksukaan yang amat sangat melihat suaminya yang kembali mengamuk karena urusan Reva. "Al, hentikan kegilaan ini!" bentak Elena, tidak peduli dengan keberadaan Dimas di ruangan itu. "Kamu sudah membuang miliaran rupiah hanya untuk mencari wanita yang bahkan tidak peduli padamu! Dia sengaja kabur meninggalkanmu karena dia tahu dia tidak punya tempat di keluarga ini!" Al menghentikan langkahnya. Ia berbalik perlahan, menatap Elena dengan sorot mata yang begitu dingin, jenis tatapan yang bisa membuat darah siapa pun membeku. "Keluar, Elena," desis Al dengan suara yang sangat rendah, tetapi penuh dengan getaran ancaman. "Aku tidak akan keluar sebelum kamu sadar!" Elena menantang, melangkah lebih dekat. "Pikirkan posisimu! Pikirkan Arkananta! Anakmu sendiri butuh
Last Updated : 2026-08-31 Read more