"Dan bukan hanya itu, Al." Reva menunduk, air mata menetes jatuh ke punggung tangannya. "Elena memberitahuku bahwa papamu dan Hadi Pranoto, sudah bersiap menendangmu. Jika kau mempertahankanku, mereka akan membekukan seluruh asetmu, mencoret namamu dari ahli waris, dan menghancurkan dinasti yang sudah kau bangun dengan darahmu sendiri." Reva mendongak, menatap langsung ke dalam mata hitam Aldebaran yang kini membelalak karena syok. "Aku sedang hamil Aletta saat itu, Al," bisik Reva parau. "Jika kau jatuh miskin dan kehilangan semua kekuasaanmu, bagaimana kau bisa melindungiku? Bagaimana kau bisa melindungi anak kita? Aku tidak bisa membiarkanmu hancur hanya demi aku! Jadi aku pergi. Aku merelakanmu demi tahtamu, Al." Keheningan yang memilukan merajai ruangan itu. Hati Aldebaran seolah-olah ditarik paksa dari rongga dadanya. Selama tujuh tahun ia mengutuk Reva. Ia membenci wanita itu karena telah dianggap membuangnya, berkhianat, dan mencari kebebasan bersama pria lain. Namun
Last Updated : 2026-09-04 Read more