Kevin yang menyadari raut wajah Mira memerah padam dan siap meledak, segera memutar otak. Kehilangan jabatan di kantor pusat adalah mimpi buruknya, tetapi kehilangan Mira juga akan meruntuhkan egonya sebagai pria. Dengan penuh kehati-hatian, ia mengikis jarak di atas sofa, lalu berusaha meraih kedua jemari Mira yang gemetaran dan masih terkepal erat."Sayang, tolong... Jangan menatapku seperti itu," bisik Kevin dengan nada memelas yang dipaksakan sehalus mungkin. "Kamu harus paham situasiku."Mira menepis tangan Kevin dengan kasar, membuang mukanya ke arah dinding. "Tahu apa aku tentang situasimu, Mas?!""Mira, tolong dengarkan aku dulu..." desak Kevin, mencoba memegang bahu selingkuhannya."Jangan sentuh aku!" bentak Mira melengking, matanya menyalang penuh amarah yang berkilat-kilat. "Mas sebut aku karyawan centil! Mas bilang di depan istri Mas kalau wanita bawahan seperti aku ini murahan, tidak ada apa-apanya, dan tidak sebanding sedikit pun dibanding Diva yang berkelas! Sakit
Última actualización : 2026-09-03 Leer más