Di rumah orang tua Rara, Galang baru saja bangun dan membuka matanya perlahan. Ia menoleh kesamping, dimana Rara masih tidur dengan nyenyak. Tanpa pakaian, hanya ditutup dengan selimut putih bersih. Galang tahu kalau Rara memang sudah tidak perawan lagi, karena memang dirinya sendiri yang merenggutnya waktu mereka masih duduk di bangku kuliah dulu.Ia menatap lekat wajah Rara. Membelai wajah wanita yang katanya sangat mencintainya itu."Ra... Ra... Entah apa yang kamu ambil dariku. Bisa-bisanya kamu menerima kekuranganku ini," gumam Galang lalu mencium kening Rara sekilas.Galang turun dari ranjang, memungut semua pakaiannya dan melangkah ke kamar mandi.Rara membuka matanya perlahan, ia tersenyum. Senyum penuh kemenangan.'Karena aku tidak punya pilihan lain, Galang. Cuma kamu satu-satunya tempat untukku bersandar. Jika suatu saat nanti Mas Yuda mau denganku, kamu juga akan aku buang.' batinnya.Rara berniat akan menyusul Galang ke kamar mandi. Namun, baru saja ia turun dari ranjang,
Última actualización : 2026-08-24 Leer más