Adhira: [Tentukan lokasinya]Nomor Tak Dikenal: [Baik. Kami yang akan menemui Anda, Nyonya Muda Buana]Pesan singkat itu menjadi komunikasi terakhir Adhira dengan asisten pribadi Hanum. Setelah itu, Adhira langsung ditelan oleh rentetan jadwal pekerjaan yang menumpuk seperti biasa. Mendampingi tindakan operasi, memantau perkembangan beberapa pasien khusus, hingga menyelesaikan sisa tugas administratif.“Akhirnya...” gumam Adhira berembus lega saat jam istirahat yang dinantikan tiba.Namun, baru saja kakinya berayun hendak melangkah menuju ruang residen, seorang perawat mendadak memanggil dari arah belakang.“Dokter Adhira!”Adhira menolehkan kepalanya. “Iya? Ada apa?”“Ada pasien yang menunggu Anda di kamar VIP, Dok,” terang perawat itu.Adhira menaikan sebelah alis kirinya, diliputi kebingungan. “Menungguku? Pasien? Seingatku... aku tidak memiliki janji pemeriksaan dengan pasien mana pun tepat jam istiraha
Last Updated : 2026-10-04 Read more