Hari ini anehnya berjalan dengan sangat lancar tanpa hambatan berarti. Baik Sasha maupun seniornya, Meyra, sama sekali tidak melakukan aksi atau tingkah konyol yang merepotkannya. Saat jam pulang akhirnya tiba, Adhira mengayunkan langkahnya menuju ruang istirahat khusus dokter residen seperti biasa. Damai sekali atmosfer hari ini, batin Adhira menghembuskan napas lega. Namun, tepat tatkala ia mendorong pintu ruangan, Adhira mendapati ketiga rekannya, Amira, Qanita, dan Abid, tengah berkumpul membentuk lingkaran rapat, seolah sedang bergosip. “Apa yang sebenarnya sedang kalian bicarakan?” tanya Adhira santai. SREK! Mendengar teguran tiba-tiba itu, ketiga temannya seketika berpencar cepat dengan raut wajah sangat canggung! “A—Adhira?!” panggil Amira dengan nada suara gagap. “Sejak kapan kau berdiri di situ?” sahut Qanita seraya mengusap tengkuk lehernya dengan raut cemas. “Oh... rupanya sudah masuk jam pulang dinas ya? Astaga, tidak terasa sekali waktu berlalu, hahaha...” celetu
Última actualización : 2026-08-10 Leer más