Adhira terkejut, dia tidak percaya! Marsena pasti hanya ingin meledeknya seperti biasa!Segera wanita itu merebut kembali sendoknya dari tangan Marsena, lalu berlari cepat ke arah dapur dan mencicipi kuah masakannya lagi. Setelah meniupinya perlahan, Adhira mulai mengecap rasa kuah yang bersarang di lidahnya.Seketika, kedua matanya membulat sempurna. Mengapa rasa kuah ini bisa berubah jadi seasin ini?!Adhira menghela napas frustrasi, bahunya meluruh lemas. Dia sudah berkutat dan bersusah payah di dapur ini selama dua jam penuh hanya demi seonggok ayam, dan ini hasil akhirnya? Adhira berbalik menuju dapur, matanya menatap suram ke arah panci sup ayam jahe yang masih berasap di atas kompor.Tak lama kemudian, suara berat yang sangat familier terdengar tepat di belakangnya. “Ke mana kepercayaan dirimu yang meluap-luap sebelumnya?”Adhira menoleh cepat, merasa terpojok. Wanita itu segera menatap panci sup ayam jahenya la
Last Updated : 2026-07-26 Read more