Setelah dari Namsan tower tadi, aku mengajak anak dan suamiku mengunjungi Jae. Lagi, aku meminta petugas untuk membuka kaca penutup lemari abunya. Petugas itu meninggalkanku dan berpamitan dengan sopan. Aku mengambil dua foto kecil yang ada di sana.Foto saat kami memasang gembok dan foto gembok yang kita pasang. Aku tersenyum melihat Jae mencium pipiku di foto itu. Aku mengusap wajah Jae di foto itu dengan lembut. Aku mengingat bagaimana aku meneriakinya karena tiba-tiba mencium pipiku. “Aissh, kenapa foto ini yang dipasang Jae-hyun. Wajahku terlihat menjijikkan karena terkejut.” Aku mengeluh melihat wajahku yang terkejut akibat ulah Jae. “Kamu imut di situ. Lihat deh, kagetnya lucu.” Suamiku menyahuti membuatku menoleh dan menunjuk wajahku di foto itu. “Imut? Matamu minus? Ini terlalu menjijikkan. Lihat, mulut ngaga gini dibilang imut.” Suamiku tertawa pelan melihat wajah kesalku. “Mama cantik kok. Mama jang
Last Updated : 2026-10-23 Read more