Claudia lalu beranjak pergi dari tempat itu, ia harus segera ke kantor Adirama, membicarakan fakta yang baru saja dia ketahui, lebih tepatnya dia menebak sendiri. entah kenapa dia yakin sekali kalau Varisha adalah pelaku penerornya. "Claudia! Mau ke mana lo?" Ineke menahan tangan Claudia. "Balik!" "Lah, gimana? Bentar lagi kelas mulai," ujar Ineke lagi. "Gue gak mood, bye, gue pulang dulu!" Claudia menepis tangan Ineke dan dia benar-benar pergi. Ineke dan beberapa temannya pun tidak bisa menahan Claudia. "Ishh, ini pasti gara-gara Si Varis itu," tebak teman yang lain. Ineke dan kawan-kawannya pun kini beriringan menuju kelas mereka. *** Varisha melangkahkan kakinya menuju kelas dengan santai, seolah tidak terjadi apa-apa. Namun, jauh di dalam hatinya, ia tetap merasa waswas. Bagaimana kalau Claudia benar-benar mengadu kepada ayahnya mengenai ancaman tadi? Varisha mengembuskan napas pelan. Ah, masa bodoh! Namun, semakin ia mencoba mengabaikannya, semakin pikir
Last Updated : 2026-09-12 Read more