"Hm, minumannya sudah tidak enak," gumam Shelia, lalu meletakkan gelasnya di atas meja, sama sekali tidak meminumnya.Monica terlihat kesal. Tapi dia buru-buru menyembunyikannya di balik senyum."Sepertinya tidak apa-apa, Kak. Minumanku juga baik-baik saja."Shelia menoleh, menyeringai tipis. Ada sesuatu di matanya yang membuat Monica gelisah."Kalau begitu kau coba saja. Pasti ada yang berbeda."Shelia menyodorkan gelasnya ke arah Monica. Refleks, Monica menjauh. Tangannya terangkat menahan, tubuhnya mundur sedikit terlalu cepat."T-tidak, kita ganti saja minumannya," ucap Monica terdengar gagap.Shelia tertawa remeh, hampir tidak terdengar, tapi cukup membuat pipi Monica memanas.'Tingkahnya sangat kentara,' pikir Shelia. 'Dia benar-benar merencanakan sesuatu.'Shelia melanjutkan makannya. Sendoknya bergerak tenang.'Kau pikir sudah berapa kali aku mengalami hal seperti ini?' lanjutnya dalam hati, seolah menikmati reaksi Monica yang gagal mengelabuinya.Kenangan Shelia bersama gadis
Terakhir Diperbarui : 2026-10-02 Baca selengkapnya