"Kenapa kau menanyakan hal itu?" Ashran balik bertanya, wajahnya terlihat heran dengan pertanyaan aneh Louis.Louis menarik napas lebih dulu."Aku sempat bertemu dengannya di kampus. Dan—"Tapi Louis belum sempat menjelaskan, ada suara lain di belakang yang memanggil."Ashran!"Mereka menoleh. Shelia dan Garry datang menghampiri. Louis memiringkan kepalanya."Siapa itu?" tanyanya berbisik.Dua orang itu kini berdiri di hadapan Ashran dan Louis."Oh iya, kenalkan. Dia tunanganku dan yang di belakang itu sekretarisku, Garry." Ucap Ashran memperkenalkan mereka.Louis kembali tersenyum cerah mendengar tunangan Ashran, namun bahasa yang dia gunakan berbeda dari ia bicara tadi."Halo, saya Louis. Kau sangat cantik, Nona."Ashran mendelik. Dalam hati menahan gerutu. 'Dia masih saja jail, sengaja memakai bahasa Esyla agar orang lain kebingungan.'Walau begitu, Ashran membiarkannya saja. Louis masih senyum, sambil mengulurkan tangan.'Tapi, tunanganku bukan gadis biasa,' pikir Ashran tak meras
Terakhir Diperbarui : 2026-09-28 Baca selengkapnya