"Putus?" Noel tertawa hambar. "Kau yang memutuskannya secara sepihak karena tahu akan dijodohkan dengan keluarga konglomerat."Noel semakin mendekat. Wajahnya tampak tak pantang menyerah. Dengan berani ia meraih lengan Monica untuk digenggam."Tapi kau masih sayang padaku, kan?"Wajah kesal Monica kini terlihat kaku. Dia tak menjawab dan malah memalingkan wajah, seolah menelan jawaban yang ingin ia keluarkan.Sementara itu, dari atas sana, dua pasang mata memperhatikan. Shelia menyunggingkan senyuman kecil dan tatapan menyipit penuh arti.'Astaga Monica. Harusnya kau bereskan masa lalumu dulu sebelum menjalin hubungan dengan orang lain,' gumamnya dalam hati.Shelia menyilangkan kedua lengan di depan dada, seolah menikmati pertengkaran dua orang di bawah sana.'Atau, haruskah aku membantumu?'"Ayo pergi, Laurel," ucap Shelia akhirnya bersuara. Dia menarik Laurel yang tampak fokus mengintip."Tunggu dulu, Eve. Ini sangat seru untuk dilewatkan, aku harus merekamnya," balas Laurel, enggan
Huling Na-update : 2026-08-16 Magbasa pa