"Garry, ambilkan kompres air dingin!" ujar Ashran memerintah, terdengar mendesak.Garry mengangguk dan segera melaksanakan perintah tuannya.Ashran kembali menatap Shelia dan membantu memposisikan tubuhnya."Duduklah yang tegap, jangan menunduk."Shelia mengerjap beberapa kali lalu menjauhkan tangan Ashran di hidungnya."Aku baik-baik saja. Jangan berlebihan," katanya dengan santai.Ashran mengerutkan alis. "Sebelumnya kau batuk darah, dan sekarang mimisan. Sebenarnya kau sakit apa, hm?"Shelia tak langsung menjawab sampai akhirnya Garry datang membawa air dingin dalam wadah kecil beserta handuk."Tuan, ini airnya."Ashran mengambil wadah itu. Dia hendak mengompreskannya pada Shelia, namun gadis itu lebih dulu mengambil handuknya."Aku bisa sendiri," ucapnya, refleks menghindar dari Ashran.Tapi Ashran tampak tak mau menyerah sebelum dia puas."Kau belum menjawab pertanyaanku, kau bilang percaya padaku, kan?"Shelia akhirnya hela napas, tak bisa mengelak dari pria keras kepala itu."I
Huling Na-update : 2026-08-29 Magbasa pa