"Kamu sedang apa, Angkasha?"Suara parau dan dalam yang terdengar dari kasur seberang membuat Asha tersentak membelalak. Ia menoleh cepat dan menemukan Angkasa yang kini berbaring, menghadap ke arahnya.Pria itu sudah bangun?Jantung Asha berdegup kencang hingga terasa ingin melompat keluar dadanya.Di sana, pria itu berbaring miring dengan satu tangan menyangga kepala. Tatapannya tenang, seolah sudah memperhatikan tingkah Asha sejak tadi.Gadis itu berkedip berkali-kali. Pahanya yang semula menyilang seketika ia luruskan. Lalu dalam satu gerakan cepat, Asha bangun dan duduk tegak."A-aku gak lagi ngapa-ngapain, Kak," ujarnya buru-buru sambil terkekeh canggung. "Cuma meregangkan badan, hehe."Angkasa tidak menimpali, pria itu hanya terus memandangnya dengan sorot tajam yang penuh kecurigaan.Untung mengalihkan pembicaraan, Asha mengangkat satu tangannya, menunjuk lampu kamar yang masih menyala."Tumben
Última actualización : 2026-09-08 Leer más