"Yah, kita gak satu kamar, Asha." Asha melirik sekilas ke arah sahabatnya yang sedang mencebikkan bibir, lalu kembali menatap kartu akses di tangannya. Ini hari pertama perpindahan massal mahasiswa baru ke gedung asrama. Sesuai kebijakan baru rektorat tahun ini, seluruh mahasiswa baru wajib tinggal di asrama kampus. Padahal, seandainya disediakan opsi, Asha lebih suka tinggal di rumah tantenya dengan bekerja paruh waktu daripada tertahan dengan asrama dan peraturan-peraturannya. "Mau bagaimana lagi, Key? pembagian kamar asrama kan sudah ditentukan," jawab Asha dengan tarikan sudut bibir yang kaku. Keyra, sahabatnya meneliti kartu di tangan Asha, lalu terkekeh pelan. "Aku tahu nama kita jauh dari urutan abjad. Tapi kenapa penempatan asrama kita bisa sejauh ini ya? Kamarmu di ujung." "Kamu berani kan?" imbuhnya. Asha mendengkus pelan, mengabaikan nada menggoda dari sahabatnya. "Menurut kamu sereman mana sama hidupku?" Keyra tertawa terbahak. Iya juga. Siapa yang tak seram
Last Updated : 2026-07-17 Read more